Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tari Leko Sebagai Tari Tertua di Sibang Gede Terancam Punah
#1
Tari Leko

[Image: ilustrasi-legong-klasik_20150903_154441 yuli.jpg]
Tari Legong Kolok (legong bisu) atau biasa disebut Leko merupakan tari tertua yang dimiliki Banjar Parekan, Desa Sibang Gede, Abiansemal, Badung, Bali.

Jenis pementasan tarian tersebut menyerupai tarian joged. Namun tahapan ngibing tidak diisi dengan gerakan erotis.

Seorang warga, I Ketut Wangi (47) saat ditemui di Banjar Parekan, Rabu (19/8) mengatakan, tidak ada warga yang menemukan kapan tarian tersebut diciptakan. Bahkan, saat dia lahir pada tahun 1967 lalu, tarian ini telah ada dan sering pentas di berbagai tempat di Bali.

"Kami tidak tahu kapan diciptakannya tarian ini. Saya lahir sudah ada dan sudah biasa pentas," ujarnya sembari mengenang masa kecilnya saat diajak orangtuanya menonton pementasan tari Leko ini.

Meskipun tergolong jenis tarian kuno. Namun, tari Leko bukanlah kategori tarian sakral.

Tarian ini sangat jarang dipentaskan dalam ritual keagamaan.

Tetapi lebih sering dipentaskan dalam peringatan ulang tahun sekaa teruna teruni dan setiap tahun pentas dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) kecuali 2015 lalu.

Wayan Putra (52) merupakan seorang penabuh instrumen pengiring tarian Leko.

Ditemui di rumahnya, Putra menjelaskan alasan tarian tersebut dinamai Leko. Menurutnya, hal ini disebabkan instrumen yang digunakan mengiringi tarian ini semuanya terbuat dari bahan baku bambu.

"Gambelan yang dimainkan dari bambu membuat suara gambelan seperti orang bisu yang berusaha berkata-kata. Karena itu disebut Legong Kolok," ungkapnya.

Adapun instrumen pengiring tarian ini di antaranya tingklik, kempul, kempli, kendang, cengceng, dan jegong.

Tahapan tariannya berawal dari tari condong yang ditarikan satu orang, guak mandus ditarikan dua orang lelaki dan perempuan, kupu-kupu tarum ditarikan dua laki-laki dan perempuan, tari guteditarikan dua orang dan kebyar joged.

"Jumlah penari Kebyar joged biasanya tergantung keinginan penonton. Bahkan sampai empat orang sekaligus," kata Putra.

Tariannya lebih mengutamakan pakem atau tidak berisi gerakan erotis.

Hal tersebut menyebabkan peminat tarian Leko relatif sedikit.

"Sudah tidak ada generasi lagi. Sementara anggota sekaa, khususnya para penari sudah pada menikah," tandasnya. 
 




Reply
#2
keep post
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)

About Us
    Write About your Forum and stuff where this theme is Placed Just I am trying to extend the paragraphs to make some nice looking lines. But you can write about your forum lol. Like what your forum have special and all. or just leave what i have written if you don't like to write much..